MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Jumat, 06 Januari 2017

Kapolda Sulsel Kunjungi War Room Makassar

Foto: Kandar Oliver 

smartcitymakassar.com - Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono yang baru saja dilantik sebagai orang nomor satu di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan berkunjungan ke War Room lantai 10 menara kantor Balaikota, Makassar, Kamis (5/1/2016),

Rombongan Irjen Pol Muktiono yang tiba dibalai kota disambut Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar Ibrahim Saleh, Asisten 1 bagian pemerintahan M. Sabri, Kadis Diskoimfo Ismail Hajiali, Kabag Humas Pemkot  Firman Hamid Pagarra, Kabag Protokol Zuhud.

Kunjungan pertama kalinya ke War room, pasca dilantik sebagai Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Irjen Pol Muktiono nampak kagum melihat suasana ruangan kontrol  yang dirancang oleh Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto tersebut.

Kapolda serta merta dengan seksama menyimak penjelasan Kepala Bidang Aplikasi Telematika Dinas kominfo kota Makassar Danny Hidayat, terkait  sistem pengoperasian ruang dalam memantau kondisi kota Makassar .

Di dalam ruangan kontrol  tersebut terpampang  layar lebar melengkung dalam konfigurasi 7X3 wall matrix yang menampilkan tayangan real time 115 CCTV Full HD PTZ yang telah ditempatkan di titik-titik strategis di dalam wilayah  kota Makassar,

" Pihak pemkot selanjutnya akan menambah kamera CCTV hingga 128 titik lagi yang sementara tahap pemyelesaian untuk integrasinya," katanya

Dihadapan Kapolda Irjen Pol Muktiono, Danny Hidayat menjelaskan pula, bahwa sistem pengeporasian war room yang dikelola Pemkot diakui sudah sangat canggih dari kota kota lainnya, karena selain berfungsi sebagai kamera pemantau, trafik jalan, kamera CCTV milik War Room Makassar juga dapat melakukan zooming berkali lipat, teknologi kamera infra merah, dan dapat berputar 360 derajat.

"Kemampuan menyimpan data rekamannya mampu hingga 5 tahun lamanya, dan dari sejumlah server yang berada di ruangan Datacenter TIER 2 pada War Room, yang juga dilindungi dengan Firewall," paparnya.

"Selain itu pula di War Room ini juga menampilkan dan melakukan analisa data kependudukan, pemantauan cuaca dan iklim, serta aplikasi tracking GPS pada semua kendaraan layanan publik milik Pemkot Makassar, sebagai kesatuan CARESTER (Care and Rescue Center) Kota Makassar dengan layanan Nomor tunggal panggilan darurat 112.

Dengan kekuatan personil 33 orang yang terbagi dalam tiga 3 shif bertugas selama 24 jam sehari, mampu melakukan crawling media sosial yang  akan segera integrasi dan mendukung Badan Siber Nasional (BSN),

Strategi inti lainnya adalah penggunaan platform open data, penyatuan layanan publik dalam satu platform, integrasi dengan konvergensi network, dan memulai integrasi seluruh sistem untuk dijadikan Decision Support Sistem (DSS) melalui BIG DATA yang terbangun.

"fasilitas ini sifat  strategis, maka  war room ini mempunyai pengaman yang sangat ketat, dimana Satuan Polisi Pamong Praja, didukung pula oleh pengawalan dari TNI," terangnya.

Menurut Irjen Polisi Muktiono yang dimintai pendapatnya usai memantau ruang kontrol tersebut, sangat apresiasi  dengan apa yang dilakukan Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto  dan pihaknya bisa bekerja sama dengan pihak  Pemkot

"Ini sangat strategis sekali, pihaknya bisa mewujudkan seperti apa yang dilakukan  pemkot dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan yang dihadapi masyarakat, tidak menutup kemungkinan kita akan bekerja sama dengan Pemerintah kota,"harapnya.(iskandar burhan)