MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Kamis, 26 Januari 2017

Makassar Masuk Nominator Penerima Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha 2017

(Foto: Ari / Humas Pemerintah Kota Makassar, 2017) 

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Kota Makassar menjadi salah satu nominator penerima penghargaan Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha 2017 bersama 10 kota lainnya di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo akan menyerahkan penghargaan ini pada peringatan hari Otonomi Daerah pada 25 April 2017 mendatang.

Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI kepada kota yang dinilai cakap dalam mengelola pemerintahannya dalam kerangka pelaksanaan otonomi daerah (Otoda).

Acuan penilaiannya dari LPPD (Laporan Penyelanggaraan Pemerintahan Daerah) yang dinilai oleh Tim EPPD (Evaluasi Pelaksanaan Pemerintahan Daerah). Tim yang dipimpin oleh Gunawan turun menilai kesesuaian antara LPPD dengan progres capaian di lapangan (masyarakat).

"Ada lebih dari 700 indikator penilaian. Tim mengevaluasi kinerja pemerintah di semua bidang seperti kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, ekonomi, transportasi termasuk inovasi," papar Ketua Tim EPPD yang juga Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah, Direktorat Jenderal Otoda, Kemendagri RI Gunawan di Balaikota, Kamis, (26/01/2017).

Tahun 2016 lalu, Makassar masuk dalam 15 besar EPPD, sementara tahun ini berhasil naik hingga ke posisi 10 besar. Gunawan menyampaikan, prestasi yang diraih Makassar berkat konsistensi pemerintah kota dalam menjalankan kebijakan, program, dan inovasi yang pro rakyat.

Capaian itu terukur jelas dalam data statistik selama dua tahun lebih  pemerintahan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto. BPS Sulawesi Selatan mencatat angka pertumbuhan ekonomi Makassar terus menanjak dari tahun 2014 (7.39%), 2015 (7.44%) hingga 2016 (7.83%).

Keberhasilan lainnya teruji pada kemampuan Makassar menekan laju inflasi dari tahun 2014 (8.51%), 2015 (5.18%), dan 2016 terjun ke angka (3.16%). Persentase penduduk miskin juga relatif berkurang dari tahun 2013 (4.7%), 2014 (4.48%), dan 2015 (4.38%).

Selain itu, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) cenderung meningkat dari tahun 2013 (78.98%), 2014 (79.35%), dan 2015 (79.94%). "Capaian Makassar dari tahun ke tahun terus membaik. EPPD dan penghargaan dari Kemendagri menjadi motivasi bagi pemerintah untuk selalu berbenah diri," ungkap Wali Kota Danny.

Wali Kota Danny menambahkan, sejak memimpin Makassar berbagai inovasi dilakukan oleh pemerintahannya. Di bidang pendidikan, dia meluncurkan 18 Perintah Revolusi Pendidikan, di bidang kesehatan ada program Makassar Home Care (Dottoro'ta), dan Makassar Telemedicine.

Bidang lingkungan hidup, Danny mencetuskan Lorong garden (Longgar), dan Bank Sampah. Perluasan lapangan kerja juga dilakukannya dengan merekrut ratusan tenaga kerja menjadi Satgas kebersihan, drainase, Satpol PP Pariwisata, dan Brigade Balakar.* (Iskandar Burhan)