MENUJU PILPRES DAN PILEG 2019

Jumat, 03 Maret 2017

Mohon Petunjuk, Penjual Kelapa Depan Fort Rotterdam Temui Danny Pomanto



(Foto: Kantor Bagian Humas Pemerintah Kota Makassar, 2017)

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Sekitar 8 orang perwakilan penjual kelapa yang berusaha di atas trotoar depan Fort Rotterdam (benteng Ujung Pandang) menemui Wali Kota Makassar di Rujabnya, Kamis malam, (02/03/2017). Kedatangan mereka disambut hangat Wali Kota Danny.

Para wakil penjual kelapa yang juga didampingi salah satu ketua RW di tempat mereka berdomisili menemui Danny guna mendiskusikan dan memohon arahan terkait rencana relokasi PKL se-Kota Makassar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

"Kami memohon petunjuk ta' ini Pak Wali, bagaimana kodong baiknya kami ke depan. Kami dengar ada rencana penertiban di tempat kami berjualan," ucap Daeng Tarang, salah seorang penjual kelapa.

Di tengah diskusi singkat dalam suasana penuh keakraban, Danny mengatakan, dirinya memang berencana memanggil para pedagang kelapa itu melalui Camat Ujung Pandang. Ternyata, mereka telah berinisiatif duluan menemuinya.

"Saya dak gusur tempatta, cuma memang karena kita menempati jalur pedestrian (trotoar) yang tidak dibenarkan aturan jadi saya akan aturkan, digeser-geser sedikit. Tapi jangan khawatir tidak akan saya kasi' rugiki," ucap Danny.

Danny menyarankan, agar mereka menempati pusat kaki lima di selatan Lapangan Karebosi. Pertimbangannya, di tempat itu sangat cocok untuk jualan kelapa karena ada aktivitas olahraga yang juga akan dibuka selama 24 jam. Setiap pedagang berhak mendapatkan satu kios secara gratis.

Namun, Danny tetap memberi pilihan kepada mereka karena selain di Karebosi pusat kaki lima juga dibangun di sekitar Jalan Metro, samping Mesjid Terapung.

Danny memperkirakan pusat kaki lima yang juga disebut Kaki5ta ini akan mulai beroperasi bulan Mei tahun ini.

Data sementara yang dilaporkan terdapat 25 pedagang kelapa yang menempati trotoar depan sebelah jalan Fort Rotterdam.* (Ade Ismar Gobel / Muhammad Yushar)