MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Rabu, 08 Maret 2017

Pertemuan Sosialisasi TB MDR bagi Lintas Sektor Tingkat Kota Makassar

Foto: Humas Pemkot Makassar  

smartcitymakassar.com - Makassar - Tingginya kasus penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tubercolusis menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat umum, baik dari aspek kesehatan maupun dari aspek ekonomi sosial, untuk itu perlu dilakukan program penanggulangan penyakit tersebut secara menyeluruh.

Dinas kesehatan kota Makassar dalam menanggulangi penyakit tersebut  melaksanakan  gerakan ketuk pintu bagi Masyarakat, bekerja sama dengan lintas sektoral baik  Pemerintah Kecamatan maupun pemerintah tingkat  Kelurahan

Sosialisasi yang dilaksanakan dinas kesehatan, bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penderita Tuberculosis agar tidak terjadi kasus putus pengobatan, serta mendapat pelayanan pengobatan teratur sampai sembuh.

Hal tersebut dikemukakan kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P ) pada dinas kesehatan kota Makassar  Rosvyna Abu Bakar, saat membawakan laporannya pada Sosialisasi TB MDR lintas sektoral sekota Makassar yang diselenggarakan di Hotel D Maleo. Rabu (8/3/2017)

Dalam sambutannya Sekretaris kota (Sekkot) Kota Makassar Ibrahim Saleh mengemukakan bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO ) telah mencatat ditahun  2011 ada sekitar 500.000 kasus penyakit  Tuberculosis (TB ) yang kebal terhadap obat INH dan Rifaphisin dengan jumlah angka kematian akibat bakteri tersebut  setiap tahunnya sekitar 150.000 orang.

"Dengan penanganan pasien TB, melalui program Matic Managemen Of Drug Resisten oleh WHO, khususnya dikota Makassar diharapkan mampu untuk menurunkan angka penularan pada penderita TB di  masyarakat,"tuturnya

Menurutnya dengan melibatkan berbagai stakeholder baik itu pemerintah, swasta maupun LSM, serta melibatkan semua layanan kesehatan memungkinkan untuk
menemukan dan melakukan penangan dini terhadap penyakit tuberculosis térsebut

" Kepedulian semua unsur terutama yang melibatkan Lurah dan Camat dapat membantu kelangsungan pengobatan pasien TB terutama pengobatan 18 sampai 24 bulan," terangnya.

Kegiatan Sosialisasi yang diselenggarakan melibatkan 50 orang peserta, dari 5 kecamatan dslam wilayah kota Makassar yaitu kecamatan Tamalanrea, Wajo, Makassar, Rappocini  dan Tamalate.(Ismar Gobel/Yushar Mustafa)