MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Sabtu, 25 Maret 2017

Sikapi Keterlambatan Gaji Petugas Kebersihan, Ini Respon Danny



(Foto: Kantor Bagian Humas Kota Makassar, 2017)

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, usai Shalat Jum'at. mengumpulkan seluruh camat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Abd Gani Sirman, Sekertaris Badan Pendidikan, Pelatihan (Badiklat) dan Pengembangan SDM Basri Rahman, dan Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan (BPAK) Erwin Haiyya di Amirullah, Jumat (24/03/2017).

Danny kumpulkan mereka guna merespon dengan cepat keluhan petugas kebersihan yang mengalami keterlambatan penerimaan gaji dan biaya operasional selama tiga bulan, sejak Januari hingga Maret 2017.

"Tersendat di persyaratan administrasi karena ada peralihan dari Dinas Kebersihan ke kecamatan," jelas Danny.

Petugas kebersihan di Makassar berjumlah 128 orang yang berasal dari Dinas Kebersihan. Setelah Dinas Kebersihan dilebur ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), para petugas kebersihan dilimpahkan dari DLH ke 14 kecamatan. Setiap kecamatan menerima petugas kebersihan dengan jumlah yang berbeda. Kecamatan Mamajang, misalnya menerima 9 orang, Biringkanayya 11 orang, dan Panakkukang 13 orang.

Nasib ke - 128 petugas kebersihan diputuskan sore ini. Wali Kota Danny menginstruksikan camat, Kepala DLH, Kepala Badiklat dan Pengembangan SDM, serta Kepala BPAK merampungkan persyaratan administrasi pembayaran gaji dan Tunjangan Operasional (TO) 128 petugas kebersihan.

"Senin, SK Wali Kota, penyesuaian keuangan bisa rampung dan setelah itu bisa dilakukan pembayaran setelah seluruh persyaratan administrasi dilengkapi," kata Danny.

Camat Mamajang Fadli Wellang menyatakan kesiapan kecamatannya untuk membayarkan gaji dan TO petugas kebersihan hasil pelimpahan DLH di wilayahnya. "Segera kita bayarkan sesuai instruksi pak wali, terhitung sejak Januari dan Maret," kata Camat Fadli.

Hal senada juga diungkapkan Camat Rappocini Hamri Haiyya yang mempekerjakan 162 petugas kebersihan di wilayahnya selain yang berasal dari pelimpahan DLH. Ia mengakui selama ini tidak mengalami keterlambatan pembayaran gaji dan OT bagi petugas kebersihan di kecamatannya.

"Sebenarnya hanya kendala administrasi. Setelah ada instruksi dari pak wali dan kordinasi dengan dinas terkait, seluruh persoalan bisa teratasi. Camat siap menjalankan," pungkas Camat Hamri.(Iskandar Burhan)