MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Kamis, 06 April 2017

Danny ke Daeng Tiro, Pengayuh Becak: "Sini saya bawaki Daeng"




(Foto: Bagian Humas Pemerintah Kota Makassar, 2017)


Smartcitymakassar.com. --Makassar- Duduk seraya menjadi penumpang bukanlah hal biasa bagi Baco Dg. Tiro (80), sang pengayuh becak. Bahkan mungkin tidak pernah terlintas di benak Dg Tiro, bila dia penumpangnya, sementara sang pengayuh adalah Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, Wali Kota Makassar.


Namun, itulah pengalaman Dg Tiro di hari Minggu (02/04/2017) lalu. Danny Pomanto, saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat Sulsel, mengayuh becak Dg. Tiro. Danny mengayuh "Limosin Rakyat" ini dari Hotel Gammara hingga Rusunawa (Rumah Susun Sewa) Lette, Kecamatan Mariso.

Saat itu, menurut kesaksian Dg. Tiro, Partai Demokrat (PD) mengundangnya sebagai tukang becak. PD sengaja menyiapkan 'Limosin Rakyat' beberapa tukang becak untuk membawa tamu-tamu dan petinggi partai menuju tempat pembangunan kantor Demokrat di Lette.

"(Wali Kota) sudah naik di becak, tiba-tiba balik ke belakang. Dia melihat saya sudah tua lalu bertanya apa saya bisa membawa dia, saya bilang bisa Pak, tapi beliau langsung turun dan berkata sini saya bawaki Daeng," tutur pemilik 'Limosin Rakyat' dengan Bahasa Makassar.

Dg. Tiro mengaku masih kurang percaya bisa jadi penumpang Wali Kota di atas becak.

"Nalurang Tojeng ko Injo Karaeng (Wali Kota). Battu kamaseanna injo- Kamu betul- betul sudah jadi penumpang (becak) oleh wali kota. Menandakan beliau merasa iba sama kamu," kata Daeng Tiro menirukan percakapan dengan teman seprofesinya.

Dg. Tiro tampak terharu. Dia pun mengaku sangat terkesan. Mungkin, banyak pemimpin yang baik, baginya. Tapi, anggapnya, inilah yang terbaik bagi kota ini.

"Mudah-mudahan nakulle oppo' poeng motere - Semoga bisa kembali memimpin di periode keduanya," doanya.

Seperti diketahui, penggunaan becak bermerk 'Limosin Rakyat' tersebut memang murni merupakan kreatifitas yang digagas panitia pelantikan partai Demokrat.

“Ini bentuk penghargaan beliau kepada kami. Kalau dibilang pecitraan saya pikir terlalu jauhlah. Yang konsep bikin becak Limusin Rakyat juga panitia dari Demokrat, bukan beliau,” ucap Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) sebelumnya.* (Iskandar Burhan)