MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Selasa, 11 April 2017

Diklatpim Benchmarking IV Cimahi Jabar Kunjungi Pemkot Makassar



(Foto: Bagian Humas Pemkot Makassar, 2017)


Smartcitymakassar.com. --Makassar- Peserta Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan (Diklatpim) Benchmarking tingkat IV Kota Cimahi Propinsi Jawa Barat yang berjumlah 42 orang melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Makassar, Senin (10/04/2017).

Mereka diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Ibrahim Saleh didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM ) Kota Makassar Baso Amiruddin di gedung eks Badan Diklat Kota Makassar.

Rombongan yang berjumlah 42 orang peserta diketuai oleh Asisten III bidang Administrasi Umum Kota Cimahi, Sri Nurul Handayani.

Dalam sambutannya dihadapan pejabat pemkot yang menerima mereka, Sri Nurul Handayani, 
Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Cimahi yang juga ketua rombongan, mengungkapkan alasan mengapa Kota Makassar.

"Kami telah banyak mengetahui bahwa Kota Makassar, sudah banyak mengalami kemajuan yang begitu pesat di segala aspek pembangunan infrastruktur serta mendapat berbagai macam penghargaan baik dalam maupun luar negeri dari segi pelayanan publik bagi masyarakatnya, untuk itulah kami memilih kota Makassar sebagai tujuan Peserta Diklatpim Kota Cimahi," ujar Sri Nurul Handayani.

Menurutnya dengan melihat langsung kondisi ketiga SKPD yang akan dikunjungi yaitu Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan dan Bappeda Makassar, akan menjadi tolak ukur untuk meningkat kinerja aparatnya.

"Ini akan menjadi pembelajaran untuk dipraktekkan dan aplikasi yang terbaik dalam pelayanan publik dilingkungan struktur pemerintahan kota Cimahi," ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Kota Makassar Ibrahim Saleh, pada sambutan balasannya, memaparkan beberapa program pemerintah kota yang sukses mendapat penghargaan berkat kerja sama antara pemerintah kota dengan warga masyarakatnya.

"Salah satunya adalah Makasarta' tidak rantasa (MTR) yang telah berhasil mengantarkan kota Makassar meraih Adipura Kirana , serta berbagai program lainnya yang telah berhasil menjadi percontohan bagi daerah lainnya seperti Lihat Sampah Ambil (Lisa), Lorong Garden (Longgar), Badan Usaha Lorong (Bulo), Sombere dan Smart City," jelasnya.

Ditambahkannya di bidang kesehatan Pemerintah Kota Makassar melalui puskesmas di tiap-tiap kecamatan telah memberikan pelayanan Dottoro'ta.

"Dengan mobil Dottoro'ta layanan kesehatan gratis bagi warga yang kurang mampu dan tidak bisa datang berobat sendiri, akan dikujungi untuk mendapat perawatan dan pengiobatan secara gratis," terang Sekda mengakhiri sambutannya.* (Ade Ismar Gobel / Iskandar Burhan)