MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Selasa, 04 April 2017

Pemerintah Bersiap Sambut Ramadan dan Idul Fitri 1438H



(Foto: Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, 2017)

Smartcitymakassar.com. --Jakarta- Menyambut datangnya Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1438 H, 
pemerintah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Dalam rapat terbatas yang khusus membahas persiapan menghadapi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, sarana dan prasarana transportasi serta aspek keamanan.

"Menghadapi Idul Fitri tahun ini, meskipun masih 2,5 bulan, tapi alangkah baiknya kita memberikan perhatian bersama terutama dalam rangka persiapan yang makin baik dari tahun ke tahun," ujar Presiden di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (03/04/2017), seperti diberitakan di website Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Persiapan sejak dini menghadapi Ramadan dan Idul Fitri yang dilakukan pemerintah ini tentunya dimaksudkan agar segala hambatan yang ada di lapangan dapat diketahui lebih awal. Kepala Negara juga berharap dengan persiapan matang yang dilakukan, umat Islam dapat menjalankan ibadah Puasa Ramadan dengan tenang, aman, dan nyaman.

"Saya berharap dengan langkah-langkah persiapan yang lebih awal dan baik pada Ramadan tahun ini, saudara-saudara kita, kaum muslimin dan muslimat, dapat menjalankan ibadah puasanya dengan tenang, aman, dan nyaman," ujarnya mengakhiri arahan.

Rapat itu dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Kerja, antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Mendagri Tjahjo Kumolo.

Selain itu hadir juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menkes Nila F. Moelok, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Menteri PANRB Asman Abnur, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan, Dirut Pertamina Elia Massa Manik, dan Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti.* (Thoha Pacong)