MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Rabu, 21 Juni 2017

Danny Lihat Peluang Besar Kerjasama Pemkot Makassar Koperasi Buruh Indonesia



(Foto: Bagian Humas Pemkot Makassar, 2017)


Smartcitymakassar.com. --Makassar- Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto melihat potensi besar dari kerjasama yang bisa disinergikan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dengan Koperasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).


Danny melihat, konsolidasi seluruh serikat buruh di Indonesia sangat baik. Hal ini akan memberi kemudahan yang diharapkan mampu membangun sinergitas dengan pemerintah guna memikirkan masalah-masalah perburuhan di Indonesia, khususnya di Makassar.

"Konsolidasi buruh yang sangat baik ini akan memberi kemudahan bagi kita yang kemudian secara sinergitas bersama pemerintah kita majukan semua hal dalam perburuhan baik itu pada sektor koperasinya dan hal-hal yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah," kata Danny saat hadiri buka puasa bersama sekaligus meresmikan kantor Kelompok Serikat Pekerja Buruh Indonesia di Jalan Sabutung, Selasa, (20/06/2017).

"Maka konsolidasi buruh seperti ini dan hadirnya koperasi KSPBI memberi kita wadah agar mudah ber-networking demi kepentingan kita bersama ke depan," tambah Danny. 

Sektor kesehatan dan sektor kebersihan, menurut Danny, adalah bidang yang potensi dibangun kerjasama.

Sebaran buruh sebagai pekerja di tempat-tempat seperti pelabuhan, pusat perbelanjaan, hingga industri, menurut Danny, bisa disinergikan dengan program Pemkot Makassar MTR (Makassar ta Tidak Rantasa). Mereka bisa menjadi agen kebersihan di tempatnya masing-masing.

Di program lain, Badan Usaha Lorong (BULo), buruh dapat menjadi promotor BULo di tempatnya masing-masing, dengan menanam lombok dan tanaman bernilai ekonomis lainnya.

"Hasilnya bisa kita jual agar menjadi penghasilan tambahan di samping juga kita bisa pakai untuk kebutuhan sehari- hari," ucap Danny.

Hadir dalam kesempatan ini, Mukhtar Guntur Ketua Pengurus Pusat Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan.* (Iskandar Burhan)