MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Selasa, 06 Juni 2017

Menag Ajak ASN Jadikan Ramadan Momentum Perbaiki Kinerja




(Foto: Arief / Kemenag RI, 2017)


Smartcitymakassar.com. --Samarinda- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki kapasitas diri dan kinerja.

"Mari kita pahami tupoksi kita, kewajiban kita, kapasitas kita sebagai abdi negara, agar peran dan fungsi Kemenag semakin dirasakan oleh masyarakat. Dengan demikian, kehidupan berbangsa dan bernegara kita juga semakin membaik," ajak Menag, seperti diberitakan di website Kemenag RI, saat melakukan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda, Jum'at (02/06).


Dalam kesempatan itu, Menag juga meresmikan Balai Nikah dan Manasik Haji, KUA Muara Bengkal, KUA Muara Wahau, KUA Muara Ancalong. Ketiganya berada di wilayah Kutai Timur. Selain itu, diresmikan juga KUA Balikpapan Barat Kota Balikpapan dan Kampus 2 IAIN Samarinda.

Menag mengaku prihatin dengan tingkat perceraian yang meningkat tajam. Demikian juga dengan kekerasan dalam rumah tangga. Menag melihat, hal itu terjadi salah satunya karena pernikahan telah mengalami pengikisan makna.

Menurutnya, pernikahan sebagai sebuah peristiwa sakral, ikatan dan akad antara manusia dengan Tuhan, telah mengalami erosi makna. Akibatnya, pasangan suami istri kini mudah mengambil keputusan bercerai ketika ada masalah.

"Di tengah kerasnya kehidupan, berbagai faktor dan hal, masyarakat harus mendapatkan bimbingan nikah. Ini penting, karena keluarga adalah unit terkecil dan inti dari sebuah komunitas. Jika keluarga baik dan berkualitas, maka masyarakat juga akan berkualitas, begitu juga sebaliknya," kata Menag.

Untuk itu, KUA memiliki peran penting. Menag melihat, kursus calon pengantin (suscatin) harus lebih digalakkan. Menurutnya, Kemenag saat ini tengah menyusun modulnya.

"Kita harus memastikan, sebelum masyarakat menikah, mereka memahami dengan baik hak dan Kewajiban suami istri. Wawasan dan pengetahuan mereka harus memadai, karena, di semua agama meyakini, pernikahan adalah sakral, karena disaksikan oleh Tuhan" tambah Menag.

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua MUI Kaltim, FKUB Kaltim, Rektor IAIN Samarinda dan keluarga besar Kanwil Kemenag Kaltim. Ikut mendampingi Menag, Staf Khusus Menteri, Gugus Joko Waskito, dan Sesmen Khoirul Huda. (Kementerian Agama RI / Thoha Pacong)