MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Sabtu, 29 Juli 2017

Ini 10 Kandidat yang Ikut Ekspos Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Partai Demokrat



(Foto: Istimewa)


Smartcitymakassar.com. --Makassar- Partai Demokrat Kota Makassar bakal menggelar ekspos bakal calon wali kota  dan wakil wali kota Makassar pada 31 Juli 2017 mendatang di Hotel Grand Asia.


Ketua Desk Pilkada Partai Demokrat Makassar, Nuryanto G. Liwang, menyampaikan hal tersebut saat menggelar pertemuan dengan para LO dari kandidat di Warkop Turatea Makassar, Sabtu (28/07/2017).

Menurut Anto, sapaan Nuryanto, pelaksanaan ekspos itu awalnya direncanakan tiga hari, 29-31 Juli 2017. Namun setelah dikonsultasikan ke DPD Demokrat Sulsel ditambah beberapa kandidat berhalangan hadir maka desk pilkada Demokrat sepakat ekspos hanya diadakan satu hari saja yakni 31 Juli 2017.

"Kami pikir tak bagus kalau kandidat tidak lengkap, jadi kami berkesimpulan laksanakan satu kali saja secara kolektif," kata Anto.

Ekspos kandidat akan dimulai sekitar pukul 19.00 Wita. Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, lanjut Anto, setiap kandidat hanya diwajibkan membawa 10 relawan ke dalam hotel.

Para kandidat akan memaparkan visi misi dengan estimasi waktu masing-masing 10 menit. Kandidat juga bisa memutar video profil dengan durasi waktu maksimal 5 menit. "Kami upayakan tak kan ada debat dalam ekspos agar lebih mengefisienkan waktu," tutur mantan legislator DPRD Makassar ini.

Selain ekspos kandidat, Demokrat Makassar juga akan menyerap aspirasi dari masyarakat. "Karena apapun itu yang menentukan masyarakat juga agar ada gambaran ideal Demokrat soal harapan masyarakat," ucap Anto.

Setelah ekspos selesai, maka tahap selanjutnya berkas para kandidat akan diserahkan ke DPD Demokrat Sulsel untuk diverifikasi per tanggal 1-3 Agustus 2017, dilanjutkan tes fit and proper pada 4-6 Agustus.

Ada 10 kandidat yang mendaftar di Demokrat Makassar, yakni Moh. Ramdhan Pomanto, Syamsu Rizal, Adi Rasyid Ali, Nasran Mone, Muh. Yasin AR, Muh Iqbal Djalil, Rahmatika Dewi, Munafri Arifuddin, Andry Arief Bulu, dan Sri Rahmi.* (Iskandar Burhan)