MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Rabu, 11 Oktober 2017

DPD REI Sulsel Gelar Musda


(Foto: Bagian Humas Pemkot Makassar, 2017)


Smartcitymakassar.com. --Makassar- Dewan Pengurus Daerah Sulawesi Selatan Real Estat Indonesia (DPD REI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-12. Kegiatan dengan agenda utama pemilihan Ketua DPD REI Sulsel, ini digelar di Grand Clarion Hotel and Convention Center, Senin (09/10/2017).

Musda ini dibuka oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL), dan dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Ketua DPP REI, Soelaeman Soemawinata, Ketua Kadin Zulkarnain Arif, Ketua HIPMI Sulsel, Herman Heizer dan sejumlah Ketua DPD REI se-Indonesia.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan REI selalu bersinergi dengan pemerintah Kota Makassar. Olehnya itu, Danny memiliki beberapa permintaan salah satunya penyelesaian fasum fasos.

"Kita harap diselesaikanlah cepat. Pasti kita bantu Developer," ucapnya.

Dia juga berharap kepada REI agar rumah yang telah diserahkan itu sudah tersedia 1 pohon depan rumahnya. "Jadi nanti 1.000 pohon. Minimal satu pohon satu rumah," jelasnya.

Sementara, SYL mengatakan, momentum Musda harus digunakan REI dan seluruh organisasi untuk melakukan evaluasi diri, bercermin agar dapat melihat jelas kondisi REai saat ini dan seperti apa REI di masa depan.

"Momen ini, adalah kesempatan untuk gelisah. Kalau terlalu tenang itu bukan pemimpin yang baik. Kalau orang tidak gelisah artinya sudah merasa mapan. Kita bukan generasi yang beranggapan segala sesuatunya sudah baik. Tapi kita harus jadi generasi yang gelisah untuk menyiapkan masa depan. Untuk melahirkan generasi yang dapat menghadapi teknologi dan perubahan yang cepat," kata SYL.

Ketua DPD REI Sulsel Arief Mone dalam kesempatan tersebut menyampaikan pencapaian REI selama kepemimpinannya. Salah satunya adalah dukungan membangun rumah bersubsidi sebanyak 10.000 unit setiap tahun.

"Untuk tahun ini, dari target pembangunan 15.000 unit, sudah terrealisasi sebanyak 13.000 pada akhir September dan diyakini dapat terealisasi hingga akhir tahun," katanya.* (Iskandar Burhan)