MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Kamis, 12 Oktober 2017

Lurah Rappokalling, Kerja Maksimal dan Ikhlas Filosofinya


(Foto: Fatahillah Mansur / SmartCityMakassar.com®, 2017)


Smartcitymakassar.com. --Makassar- Filosinya adalah bekerja semaksimal mungkin. Dengan dasar tersebut, 
Yusran Bustam yang pernah menjabat sebelumnya sebagai Lurah Tammua, mengatakan kepada SmartCityMakassar.com bahwa dia tidak menemukan kendala dalam menjalankan seluruh kegiatan dan program dari Wali Kota Makassar.

Dijelaskan Yusran yang pernah juga sebagai Lurah Wala-Walayya dari 2010 hingga 2016, dirinya dibantu oleh warganya serta para Ketua RT/RW dalam menjalankan program-program dari Wali Kota Makassar.

Di wilayahnya, menurut Yusran yang mulai menjabat sebagai Lurah Rappokalling pada Desember 2016 lalu, dia tidak menemukan adanya keluhan terkait insentif RT/RW. Para Ketua RT/RW mengerti jika mereka bisa menjalankan seluruh 9 indikator penilaian, maka insentif yang didapatkan juga lebih tinggi.

Ketika SmartCityMakassar.com bertanya tentang pengangkutan sampah di wilayahnya, Yusran masih mengalami seringnya terjadi keterlambatan pengangkutan sampah di lorong-lorong. Menurutnya, armada Fukuda disebutnya minim.

"Tapi, bagi kami itu bukan kendala karena kami usahakan semaksimal mungkin," jelas Yusran. Lurah Rappokalling ini berharap terus dapat bekerja semaksimal mungkin.

"Harapan kami, hanya bekerja semaksimal mungkin dengan menjalankan program dari pemerintah serta kami dan warga bagaimana bekerja secara ikhlas," pungkasnya.* (Fatahillah Mansur)