MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Kamis, 16 November 2017

Berpaket dengan Andi Sudirman, Elektabilitas Prof Andalan Meroket Hingga 11 Persen

Foto : Fatahillah Mansur  

smartcitymakassar.com - Makassar - Memilih Andi Sudirman Sulaiman sebagai pasangan bakal calon wakil gubernur Sulawesi-Selatan pada pilgub Sulsel 2018 menjadi pilihan tepat bagi Nurdin Abdullah. 

Hal ini ditunjukkan oleh hasil survei Indo Barometer terkait elektabilitas para bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, di Clarion Hotel ruangan water Lily, Kamis 16 November 2017. 

Dalam surveinya, lembaga survei milik Muhammad Qodari mengungkapkan elektabilitas pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) meroket cukup signifikan dari 16 persen (seperti hasil survei yang dilakukan lembaga risei Poltracking pada September lalu -red) menjadi 27,6 persen atau naik sekitar 11 persen.

Dalam simulasi yang dilakukan dengan pertanyaan seandai pemilihan gubernur Sulsel  dilakukan hari ini dari 3 pasangan ini  yang dipilih sebagai gubernur Sulsel:
  1. Pasangan Prof Andalan 27,3 persen
  2. Pasangan IYL-Cakka 16,5 persen
  3. Pasangan NH-Aziz 12,0 persen
  4. Rahasia 2,6 pesen
  5. Belum memutuskan 23,3 persen
  6. Tidak tahu 18,4 persen
Disimulasi kedua:
  1. Pasangan Prof Andalan 27,6 persen
  2. Pasangan IYL-Cakka 16,9 persen
  3. Aan-Aliyah 5,8 persen
  4. Rahasia 2,6 persen
  5. Belum memutuskan 25,5 persen
  6. Tidak tahu 21,6 persen
Disimulasi ketiga:
  1. Pasangan IYL-Cakka 17, 1 pesen
  2. NH-Aziz 12,9 persen
  3. AAN-Aliyah  7,1 persen
  4. Tidak akan memilih 0,3 persen
  5. Rahasia 2,6 persen
  6. Belum memutuskan 35,1 persen
  7. Tidak tahu 24 persen
Menurut Qodari survei ini dilakukan di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Jumlah Sampel sebanyak 800 responden dengan margin error 3,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode penarikan sampling adalah multistage random sampling. Waktu pengumpulan  data 6-11 November 2017. Teknik pengumpulan data lewat wawancara dan tatap muka.


Sementara itu, Pengamat Politik dari UIN Makassar Firdaus Muhammad mengatakan  peningkatan cukup tajam elektabilitas Nurdin Abdullah ini terjadi sejak Andi Sudirman Sulaiman terpilih mendampingi Nurdin Abdullah dalam kontestasi pilgub Sulsel 2018.

Paket Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman ternyata dipersepsi cukup baik oleh para pemilih Sulsel, karena dianggap sebagai figur pasangan yang pas. Nurdin Abdullah mewakili figur birokrasi dan akademisi yang sudah teruji dan Andi Sudirman Sulaiman dipersepsi sebagai figur  profesional dan anak muda yang cerdas. 

“Adanya rekomendasi partai berukut pasangan  telah memberi kepastian politik. Pergerakan politiknya sejak berpaket dengan Andi Sudirman kemudian menerima rekomendasi partai hingga deklaeasi menjadi satu faktor yang menunjang melonjaknya elektabilitas Prof Andalan.

Di samping itu, peningkatan ini juga disebabkan karena sudah mulai bergeraknya mesin partai yang menjadi pengusung Prof Andalan serta massifnya gerakan relawan di berbagai daerah pasca deklarasi Prof Andalan, Minggu 22 Oktober lalu.(Fatahillah Mansur)