MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Sabtu, 30 Desember 2017

Bertemu Awak Media, Polres Pelabuhan Makassar Beberkan Kinerja Tahun 2017

Foto: Fatahillah Mansur  

smartcitymakassar.com - Makassar - Polres Pelabuhan Makassar menggelar jumpa pers terkait kinerja yang telah dicapai selama tahun 2017.  AKBP Aris Bachtiar SH, S. I. K.MSi, Kepala Polres Pelabuhan Makassar memimpin langsung kegiatan temu awak media tersebut di aula Polres Pelabuhan, Sabtu (30/12/2017)

Menurut AKBP Aris, berbagai telah dilakukan oleh kesatuan kepolisian pelabuhan yang  pada hakekatnya terdiri atas upaya preektif, preventif, dan presentif. Selain itu juga Polres Pelabuhan Makassar juga melakukan kegiatan yang bersifat yudikatif kepada masyarakat atau penyuluhan kepada masyarakat.

Lebih lanjut Aris mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar terjadi perubahan pola pikir di masyarakat serta upaya peningkatan kualitas dan kuantitas  anggota di lapangan seperti memperbanyak anggota yang berseragam di lapangan.

“Namun bukan saja jumlah anggota polri yang turun di lapangan diperbanyak akan tetapi juga kualitasnya SDM yang terus kita pacu. Begitu juga dengan upaya presentif yakni upaya penegakan hukum kepada tindak pelaku kejahatan agar ada efek jera untuk tidak melakukan atau mengulangi perbuatannya. Upaya ini kami lakukan sebagai tindakan terakhir”, terangnya.

Selama tahun 2017, jelas AKBP Aris, jumlah pengaduan masyarakat yang masuk di Polres Pelabuhan sebanyak 620 kasus atau laporan polisi. Ini terjadi penurunan ketimbang pada tahun 2016 yang sebanyak 809 laporan polisi.

“Kemudian dari segi penyelesaian perkara di tahun 2017, kami menyelesaikan sebanyak 356 perkara atau 57% . Semua ini akan menjadi cerminan kami agar lebih di tingkatkan lagi. Di banding tahun 2016 terjadi penurunan dalam penyelesaian perkara sebanyak 70% atau 568 perkara dari 809 laporan polisi yang masuk", bebernya.

Adapun kasus yang menonjol dari tahun 2016-2017 diketahui penganiayaan berat, pembunuhan, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan keberatan, curanmor baik roda dua maupun roda empat serta Narkoba, dari segi curanmor sendiri di tahun 2016 terdapat 91 kasus dan di tahun 2017 terdapat 32 kasus dan ini sangat signifikan sekali penurunannya.

“Sebagai transparansi terhadap pembinaan yang dilakukan ke internal kami, maka selama tahun 2017 terjadi pelanggaran disiplin kepada anggota kami sebanyak 8 orang. Empat diantaranya sudah kami lakukan sidang disiplin dan 4 lainnya masih dalam proses”, kata Aris.

Sementara itu, untuk kasus narkoba selama tahun 2017, terdapat 103 yang masuk dalam laporan polisi, dengan jumlah tersangka laki-laki sebanyak 112 orang dan perempuan sebanyak 17 orang. Total jumlah yang narkoba yang disita sebanyak 249,85 gram jenis sabu, 266,5 gram jenis ganja, obat daftar-G sebanyak 6.448 butir pramadol, dan 2.950 butir somadril.

“Untuk kasus-kasus tersebut, kami sudah menyelesaikan sebanyak 83 perkara dilakukan tahap P 21 atau tahap 2 sedangkan sisanya masih dalam proses”, ungkap Aris.

Sekedar diketahui juga bahwa di tahun 2017 ini secara umum berlangsung aman dan terkendali. Namun demikian, ada beberapa hal di tahun 2018 akan menjadi fokus kerja seperti ajang pilkada. 

“Khusus di Polres Pelabuhan sendiri akan konsentrasi menjaga keamanan dan menurunkan semua personil untuk membantu pengamanan di ajang pilkada nanti”, pungkasnya. (Fatahillah Mansur)