MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Kamis, 28 Desember 2017

Wakili Presiden Jokowi, Menteri Amran Serahkan Sertifikat di Sulsel

Foto: Istimewa   
smarycitymakassar.com - Makassar - Mewakili Presiden Jokowi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman resmi menyerahkan sertifikat tanah masyarakat Sulawesi Selatan, dalam acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat oleh pemerintahan kabinet kerja RI di gedung tenis indoor Telkom, jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (28/12/2017).
Tercatat, sebanyak 62.453 sertifikat tanah diberikan kepada masyarakat Sulawesi Selatan. Sertifikat itu diserahkan kepada 12 perwakilan warga. 5 ribu warga yang hadir dalam acara ini berasal dari 24 kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Selatan.
"Dengan pemberian sertifikat ini, ini akan mempermudah untuk mengakses kesejahteraan petani di sulawesi Selatan," kata Amran sebelum memberikan sertifikat kepada warga Sulsel. 
Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo yang menyerahkan sertifikat di Pontianak, Kalimantan Barat mengatakan acara ini merupakan pembagian terakhir sertifikat di tahun 2017. Total 1.080.000 yang dibagikan dalam acara penyerahan kali ini dari 5 juta yang ditargetkan. Untuk tahun 2017 sendiri, secara riil ada 4,2 juta sertifikat. 
"Ada satu juta delapan puluh ribu dari 5 juta yang ditargetkan, sedangkan yang diserahkan total ada 4,2 juta,"kata Amran Sulaiman sembari mengulang pernyataan Joko Wododo. 
Selain di Makassar, penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat ini juga dilakukan di beberapa wilayah diantaranya Palu (Sulawesi Tengah), Pontianak (Kalbar), Lampung, Jambi, Surabaya (Jawa Timur), dan Palembang (Sumatera Selatan). 
Acara penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk pembuktian hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat, pahamnya pemerintah atas kebutuhan tanah oleh rakyatnya.
4 Trliun Lebih untuk Bangun Pertanian Sulsel
Ternyata selama menjabat kurang lebih tiga tahun sebagai Menteri Pertanian RI dalam Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi JK) kurang lebih 3 tahun berjalan. 
Andi Amran Sulaiman telah berhasil mengalokasikan anggaran dalam bentuk program pembangunan sektor pertanian di Sulawesi Selatan dengan total 5.45 trliun. 
Penggaran tersebut terbagi dari alokasi APBN sebesar Rp 4.46 triliun dan dana alokasi khusus (DAK) pertanian Rp 0.99 triliun dan telah berjalan dalam bentuk program pertanian dejak tahun 2015 hingga tahun 2018.
Program - Program tersebut diantaranya telah direalisasikn untuk mekanisasi berupa 9.595 unit traktor roda-2, terus 1.045 unit traktor roda4, ada 6.502 unit pompa air, 13 unit exavator, 2.068 rice transplanter, serta ratusan combine harvester, cuktivator, dryer dan lainya
Kemudian, ada juga Rehab irigasi tahun 2015 sebanyak 350 ribu ha, optimasi lahan 103 rb ha, dan pengembangan ratusan ribu ha padi jagung dan kedelai.
Serta salah satu yang paling besar yakni pembangunan Bendungan Pamakkulu di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Dimana program ini menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun.
Program pembangunan bendungan yang menargetkan penyelesaian tahun 2022, ini merupakan bendungan pertama di Indonesia yang melakukan kontrak kerja pembangunan bendungan dibandingankan dengan daerah lain di Indonesia.
Tahap pertama pengerjaan pembangunan dengan melakukan pembebasan lahan seluas 640 hektar dan tahap kedua yakni pembangunan fisik jembatan. (Fatahillah Mansur)