MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Selasa, 30 Januari 2018

Saat Usia 54 dan Tiga Tahun Lebih Pimpin Makassar, Danny: Semua untuk Rakyat


(Foto: Istimewa)

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto, pada Rabu ini (30/01/2018) tepat berusia 54 tahun.

Anak guru ini telah mengabdikan dirinya selama tiga tahun lebih kepada masyarakat Makassar sejak dilantik 8 Mei 2014 lalu. Selama kepemimpinannya, Danny Pomanto sapaan akrabnya, memang terbilang begitu fokus untuk menjalankan visi misinya yang tertuang dalam program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Bahkan, waktunya telah dihabiskan untuk memikirkan kota ini dan masyarakatnya. Tak banyak waktu yang diluangkan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan berkumpul bersama keluarga, istrinya, Indira Yusuf Ismail beserta tiga orang putrinya. Waktu kerjanya pun diawali mulai pukul 07.00 wita hingga dini hari, terus melayani masyarakat.

Tak ayal, sejauh ini apa yang telah dilakukan berbuah hasil. Melalui ide gagasannya, kota ini mampu dikenal di skala nasional dan internasional dengan berbagai penghargaan yang diterima Pemkot Makassar secara kelembagaan dan penobatan Danny Pomanto sebagai narasumber di kancah internasional secara pribadi.


Dikonfirmasi, Danny Pomanto mengatakan, semua itu diraih atas kerjasama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat Makassar yang dianggap sudah mulai ikut terlibat berinteraksi dan berkontribusi mendukung program-program pemerintah kota.

Dalam mewujudkan hal tersebut, pemimpin berlatar belakang konsultan tata ruang ini menerapkan sistem sentuh hati langsung ke masyarakat oleh masing-masing OPD hingga tingkat pemerintah kelurahan.

"Pada intinya ini semua dari masyarakat oleh rakyat dan untuk rakyat. Kita terus memberikan yang terbaik untuk kota ini karena akan kembali ke rakyat meski masih ada kekurangan, tetapi kita terus berbenah," kata Danny Pomanto, Senin (29/01/2018).

Adapun program-program yang berhasil dijalankan Danny Pomanto berdasarkan informasi yang diperoleh yakni di bidang kebersihan, kesehatan dan layanan publik. Bahkan pembangunan infrastruktur seperti pedestrian bundaratta dan kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) center.

Di bidang kebersihan sendiri, Danny berhasil menciptakan ribuan lapangan kerja dengan membentuk Satuan Tugas (satgas) kebersihan dan drainase. Para satgas ini setiap hari bertugas membersihkan ruas jalan sejak subuh hari. Alhasil, Pemkot Makassar berhasil meraih piala Adipura tiga tahun berturut-turut dan meraih Adipura Asean.

Sementara di bidang kesehatan, program homecare mampu memberikan layanan kepada masyarakat dari rumah ke rumah. Dan bahkan layanan ini semakin dimudahkan melalui informasi layanan darurat terpadu 112. Masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan cukup memanggil informasi layanan darurat tersebut secara gratis.

"Program sendiri, banyak hal yang sudah dibuktikan, mulai dari program-program pemerintah dan kemasyarakatan. Insya Allah Makassar dua kali tambah baik. Program sentuh hati itu yang penting, OPD turun ke bawah, agar lebih mengetahui masalah yang terjadi di masyarakat dibanding kondisi dulu," ujar Danny Pomanto.

Lebih lanjut, menyangkut kerja-kerja seluruh OPD, Danny Pomanto menekankan kepada pejabatnya untuk menjalankan roda pemerintahan secara transparansi. Terbukti, melalui tata kelolah keuangan yang transparan Pemkot Makassar meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sulsel dua tahun berturut-turut yang diketahui sebelumnya tak lagi diraih sejak tiga puluh tahun silam.

Dan bahkan, seiring dengan itu Danny Pomanto menuntut kepada seluruh OPD untuk berinovasi. Baik itu dalam bentuk program layanan publik dan yang lainnya.

"Dan alhamdulillah kita berhasil meraih penghargaan layanan publik dari Kemenpan RB baru-baru ini. Kita pertahankan dan perlu ditingkatkan, kita akan maksimalkan lagi terkait dengan perizinan melalui PTSP bintang lima," ucapnya.

Untuk itu, di hari ulang tahunnya kali ini Danny Pomanto mengucapkan syukur kepada pemilik alam semesta, Tuhan Yang Maha Esa. Baginya, tak ada yang spesial di hari kelahirannya.

"Alhamdulillah, tidak ada perayaan yang luar biasa, biasa saja. Saya hanya bersyukur kepada Allah SWT karena umur bertambah satu tahun. Dan mari berdoa agar kita selamat dari fitnah-fitnah keji, dan diberi selamat memimpin kota Makassar dan Insya Allah Makassar dua kali tambah baik," tuturnya.* (Iskandar Burhan)