MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Jumat, 05 Januari 2018

Sekjen Napas: Gerindra Hanya Beban bagi Koalisi Prof Andalan

Foto: istimewa   

smartcitymakassar.com - Makassar - Sekjend Napas Resky Jelita angkat bicara, menanggapi pengalihan dukungan Gerindra dari koalisi Prof Andalan yang sebelumnya telah deklarasikan Rekomendasi ke Pasangan Cagub NA, salah satu tim relawan NASS, Makassar, Jumat (05/01/2018)

Resky menuturkan jika kerja politik Partai Gerindra yang tidak jelas membuat tim pasangan Cagub sudah sejak awal memberikan warning terhadap jajaran Gerindra Sul-Sel. 

"Pasca Deklarasi bersama empat partai yang dihadiri setengah juta pendukung yang digelar di lapangan Karebosi, setiap partai sudah dimonitoring kontribusinya", ungkapnya

Resky yang akrab di sapa ini menuturkan, saat itu, hanya PDIP, PKS, PAN dan relawan yang tegas dan all out, sesuai antara pernyataan dukungan dan tindakan di lapangan.

Dia menambahkan, justru keberadaan Partai Gerindra hanya membebani koalisi yang dibangun dengan niat dan kerja yang baik untuk kejayaan Sul-Sel.  "Politik itu bukan  semata soal rekomendasi tapi kerja nyata", tegas Kiki.

"Koalisi yang ada sudah melampaui batas minimal dukungan 17 Kursi DPRD. sebab PDIP, PKS dan PAN totalnya 20 Kursi. dimana Komitmen kerjanya Koalisi selama ini justru terganggu dengan Gerindra", tukasnya.

Menurut Kiki, sumbangsih Gerindra pada saat deklarasi nihil, janji bikin seribu posko hanya di bibir saja. Itu semua telah dievaluas, sehingga komunikasi lebih baik sejak awal harus ditutup buat mereka.

"Dibanding hanya jadi beban  bagi partai dan orang-orang baik yang bertekad kerja lebih baik dipangkas sejak dini", pungkas Kiki. (*Fatahillah Mansur)