MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Minggu, 04 Februari 2018

Karena Tunjukkan Kerja Nyata, DILAN Bergerak Dukung Prof Andalan

Foto: Istimewa  

smartcitymakassar.com - Makassar - Karya nyata kepemimpinan Prof Nurdin Abdullah mampu menjawab amanah yang diberikan, menggunakan ‘kuasa, dengan cara yang sangat manusiawi dan humanis. Dekat dengan rakyat dan memahami keinginan terdalam masyarakat. Prestasi Prof Nurdin membius Nusantara, termasuk kalangan dokter, bidan dan perawat di sul-sel.

Menurut Koordinator relawan DILAN (Dokter dan Bidan) Prof. Andalan, Andhika Yudhi Putra, keteladan Prof Nurdin Abdullah membuktikan kapasitas, jejak rekam dan prestasinya membentuk sistem pelayanan dan inovasi birokrasi. Keberhasilannya menempatkannya sebagai ‘role model’ kepemimpinan nasional hingga ditingkat Asia tenggara (Asean), membangun melalui regionalisasi berdasarkan potensi. 

"Dia bangun kawasan pariwisata Pantai Marina, Kawasan Seruni, kawasan pertanian. Layanan kesehatan, rumah sakit dilakukannya dengan cara terintegrasi dan sistemik", ungkap Andhika, Sabtu (3/2/2018)

Andhikan menambahkan, Prof Nurdin Abdullah telah membuktikan bahwa membangun daerah bukan berarti lebih banyak membangun fisik semata, namun semuanya harus selaras dengan pembangunan manusia. Dan yang terpenting keberpihakannya pada penguatan fasilitas pelayanan kesehatan bagi setiap warga, jaminan kesejahteraan bagi para pelayan kesehatan dokter, bidan, perawat dan stakeholder terwujudnya system layanan kesehatan tanpa pandang bulu.

"Kekuasaan di tangan Prof Nurdin Abdullah menjadi instrumen percepatan kesejahteraan masyarakat, membuahkan hasil yang manis. Banjir tak pernah singgah lagi di Bantaeng. Untuk warga, disediakan ambulans 24 jam yang bisa dengan cepat mendatangi pasien. Dengan ambulans ini, angka kematian ibu melahirkan ditekan menjadi nol persen", bebernya.

Maka Atas dasar pertimbangan keteladanan dan keberhasilan tersebut, maka kerja nyata Prof Nurdin harus juga bisa dinikmati oleh seluruh warga Sulsel.

"Prof Nurdin tidak pernah bekerja sendirian. Gerakan relawan dokter bidan Prof Andalan (DILAN) juga ingin berkontribusi sebagaimana masyarakat lainnya, kami berkomitmen agar bisa terlibat langsung memperjuangkan keteladanan Prof menjadi berkah kepepmimpinan yang dinikmati oleh bangsa Indonesia secara umum dan sulawesi selatan secara khusus", ujar Andhika.

Menurutnya, relawan Dokter Bidan Prof Andalan (DILAN) akan berkontribusi menjadi relawan layanan kesehatan sebagai praktek sistem layanan yang humanis sebagaimana Implementasi kebijakan Prof Nurdin Abdullah. 

"Relawan DILAN ingin sistem layanan yang telah diimplementasikan dalam kepemimpinan Prof Nurdin Abdullah dapat tercipta diseluruh Sulsel agar kesadaran hidup sehat dapat menjadi budaya bersama. DILAN bergerak menyediakan layanan kesehatan di desa penempatan di setiap posko Pemenangan Prof Andalan. Proses rekrutmen Relawan DILAN bersifat terbuka", jelas Andhika.

Dengan begitu, maka akan ada ribuan dokter dan bidan dengan kesadaran yang sama akan tersebar ke berbagai pelosok . 

“Kerja keras relawan DILAN diharapkan memicu inisiatif agar berbuat lebih banyak. Masyarakat memberikan dukungan dengan menyediakan tempat layanan, konsultasi dan mendampingi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan secara gratis”. pungkas dr. Andi Arsidin Mappamadeng yang didaulat sebagai sekretaris Relawan Dilan. (Fatahillah Mansur)