MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Jumat, 30 Maret 2018

Debat Kandidat Pilgub Sulsel, Paslon Terkesan Abaikan Kelompok Difabel


Foto: Istimewa  

smartcitymakassar.com - Makassar - Acara debat kandidat calon gubernur Sulawesi Selatan telah usai dihelat pada Rabu, (28/03/2018) di Clarion Hotel Ballroom Sandeq jalan AP Pettarani Makassar. Debat Pertama ini membahas isu pembangunan berwawasan lingkungan.

Dalam acara itu, turut hadir beberapa aktifis difabel dari beberapa organisasi difabel di Makassar. secara keaksesibilitasan informasi debat, beberapa komunitas difabel merasa terkesan dengan acara tersebut, karena penyelenggara debat dalam hal ini KPU telah mengupayakan agar acara tersebut dapat diakses oleh difabel.

Yang disayangkan adalah tidak adanya kepedulian yang terlihat pada visi dan misi para calon pada kelompok rentan seperti perempuan, anak dan difabel, Hal tersebut disampaikan Direktur Pergerakan Difabel Indonesia Untuk Kesetaraan (PerDIK) Abd Rahman.

Menurut Gusdur sapaan Abd. Rahman, tak ada satu pun calon yang mengaitkan dampak dan arah pembangunan yang berpihak kepada masyarakat rentan, difabel, anak dan perempuan.

"Jawaban seluruh kandidat mengambarkan jika mereka lalai atau terkesan abai dan melupakan masyarakat rentan dalam platform program pembangunan yang sudah mereka susun", keluhnya. Kamis, (29/3/2018) dalam rilisnya. 


Gusdur pun membandingkan dengan acara debat putaran pertama paslon walikota dan wakil walikota beberapa waktu yang lalu, yang meskipun tema debatnya tidak secara khusus membahas isu kelompok perempuan dan difabel, tetapi para kandidat mampu mengaitkan keseluruhan programnya kepada kelompok difabel, anak dan perempuan.

Dihubungi secara terpisah, komisioner KPU Sul-sel, Mardiana Rusli mengatakan bahwa isu kelompok rentan yang dalam hal ini perempuan dan difabel, nantinya akan dibuatkan tema tersendiri dalam acara debat selanjutnya. (#Fatahillah Mansur)