MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Senin, 19 Maret 2018

Tokoh Masyarakat: Warga Untia Satu Suara untuk Danny



(Foto: Istimewa)

Smartcitymakassar.com --Makassar- Warga Untia berharap, Danny Pomanto dapat terpilih kembali sebagai pemimpinnya guna melanjutkan program bermanfaat yang telah dinikmati. Mereka, hingga hari ini, puas dengan kinerja Danny.

"Sangat banyak kebaikan-kebaikan yang telah ditanamkan kepada masyarakat. Kami percaya Pak Danny bukan pemimpin piti kana-kanai, apa yang dikatakan selaras dengan perbuatan, itulah warga kampung nelayan tetap abbulo sibattang mempertahankan Pak Danny," ungkap tokoh masyarakat Ali Dg Naba di sela acara silaturahmi Danny di Untia, Minggu (18/03/2018).

Menurutnya, cukup banyak perhatian pemerintah kota yang diberikan kepada kawasan pesisir laut tersebut, termasuk bantuan dana pembangunan tanggul dengan total anggaran 87 miliar, jalan diperlebar sampai 3 meter.

"Pelabuhan Untia juga akan dibangun, sebanyak Rp27 miliar disiapkan untuk itu. Maka dari itu sebuah penghianatan kalau kami lari dari kebaikan dan kemajuan ini. Kami warga untia akan satu suara pak wali," tegasnya.

Sementara, tokoh masyarakat lainnya, Bukhari Rahman, mengaku belum melihat saingan sepadan wali kota Danny di Makassar maupun di Indonesia.

"Dulu Ibu Risma top, Ridwan Kamil wali kota populer, sekarang ini pak Danny Pomanto mi paling terdepan, berkat beliau juga Makassar diakui sebagai penyelenggara pemerintah terbaik di indonesia. Tidak adami saingannya," Bukhari.

Dalam sambutannya, Danny pun membeberkan banyak hal tentang keunggulan Untia yang berada di pesisir barat Kota Daeng tersebut. Salah satunya, Untia akan jadi pusaran ekonomi baru dengan pembangunan yang terus menerus dilakukan.

"Bukan hanya APBD, tapi kami juga memperjuangkan APBN sehingga jalan, tanggul, sertifikat tanah, bantuan kepada nelayan dan ketersediaan air bersih terus diupayakan di Untia sampai hari ini, akan banyak nanti Kelurahan yang cemburu kepada Untia ini, apalagi kalau sudah menjadi Kota Barunya Makassar," ungkap Danny disambut aplaus warga.

Danny pun menjelaskan, Untia baginya cukup bersejarah sebab kampus mahasiswa pelayaran PIP dibuat olehnya.

"Saya yang tunjuk dan bangun ini PIP, banyak orang yang tidak tahu, saya yang buka jalan dari bandara tembus ke Untia, dan nanti saya bikin lagi transportasi air di sini, biar bisa menjadi kawasan pariwisata juga," tutupnya.* (Iskandar Burhan)