MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Jumat, 04 Mei 2018

Makassar Sabet Penghargaan Most Perform in Smart City Initiative di ISNA 2018

foto: istimewa    

smartcitymakassar.com - TANGSEL - Kota Makassar kembali menerima penghargaan, kali ini melalui kategori Most Perform in Smart City Initiative dalam Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2018.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata, Arif Yahya kepada Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismail Hajiali, di Nusantara 2 Hall, ICE BSD, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Kamis (3/5/2018).

"Alhamdulillah, Kota Makassar dapat penghargaan, Most Perform in Smart City Initiative dalam Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2018," ucap Kadis Kominfo Makassar, Ismail Hajiali, melalui pesan WhatsApp, Kamis (3/5) malam.

ISNA 2018 merupakan kali ketiga kegiatan ini diselenggarakan oleh Citiasia Inc. Sejak pertama kali ISNA diselenggarakan di tahun 2015, kegiatan ini berangkat dari semangat mengkampanyekan praktik pintar (smart) dalam pelaksanaan proses pembangunan di Indonesia, khususnya di tingkat kota, kabupaten dan provinsi mulai dari sisi tata kelola, citra daerah, dampak pembangunan ekonomi, kelayakan hidup, masyarakat yang cerdas, hingga pengelolaan aspek lingkungan hidup yang dilakukan oleh pemerintah daerah di Indonesia.

Pada tahun ini, Pemberian Penghargaan ISNA dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2018 bertempat di Nusantara Hall, ICE-BSD, Tangerang Selatan dan dilaksanakan di tengah helatan pameran Indobuildtech 2018, yaitu salah satu pameran terbesar di Asia Tenggara di bidang industri konstruksi, arsitektur dan gedung.

Sebagai sebuah penghargaan yang diberikan kepada daerah-daerah dengan pencapaian terbaik dalam pelaksanaan smart city / smart region sesuai framework yang dikembangkan oleh Citiasia Inc., ISNA 2018 dilaksanakan dengan melalui beberapa tahapan, yaitu proses penilaian indeks dan penjurian oleh para pakar di bidang smart city di Indonesia.

Para pakar yang tergabung dalam dewan juri ISNA 2018 adalah sebagai berikut:

Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo (Rektor Perbanas Institute);
Herry Abdul Aziz, M. Eng. (Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi Bidang Teknologi);
Dr. Ir. Ashwin Sasongko S. M.Sc. (Peneliti Utama LIPI Bidang Informatika);
Ridwan Sutriadi, Ph.D (Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota – ITB);
Dr. Ir. Cahyana Ahmadjayadi (Chairman Citiasia Inc.);
Farid Subkhan, M.E, M.Dev. (CEO Citaisia Inc.);
Hari Kusdaryanto, M.Dev. (CSO & VP Citiasia Inc.);
Fitrah R. Kautsar, M.E. (COO Citiasia Inc.);

Dalam proses penilaian indeks, ISNA 2018 diukur dengan menggunakan berbagai parameter pengukuran yang berasal dari data capaian pembangunan kota, kabupaten dan provinsi di Indonesia sejak tahun 2014 hingga tahun 2017. Juga melibatkan data hasil investigasi terhadap exposure seluruh daerah di lebih dari 260.000 artikel pemberitaan yang terdapat di lebih dari 30 media cetak dan elektronik nasional yang dimulai dari bulan Januari 2017 hingga Desember 2017.

Sedangkan proses penjurian dilakukan melalui rapat dewan juri yang dilaksanakan pada tanggal 26 April 2018 di Jakarta. Dalam sidang dewan juri tersebut, disepakati sebuah transformasi dalam ISNA 2018. Transformasi tersebut terutama dalam hal kategori penerima penghargaan yang pada tahun sebelumnya diberikan kepada pemerintah daerah tingkat kota, kabupaten dan provinsi yang dibagi ke dalam 3 kategori daerah, yaitu besar, sedang dan kecil berdasarkan populasi penduduk. Pada tahun 2018, kategori penerima penghargaan diberikan berdasarkan kinerja pada dimensi smart city dan kesiapan smart city (smart city readiness).

Sehingga penerima penghargaan ISNA 2018 merupakan daerah-daerah dengan peringkat terbaik pada 7 kategori penghargaan, yaitu Smart Readiness, Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, Smart Environment dimana masing-masing terdiri dari 3 daerah nominasi.

Disamping itu, di tahun 2018 ini, Citiasia Inc. memperkenalkan kategori baru dalam ISNA 2018, yaitu kategori special mention. Kategori special mention merupakan kategori yang diberikan kepada daerah-daerah yang dinilai memiliki inovasi, gagasan, atau pencapaian yang baik terkait pelaksanaan fungsi pelayanan publik dan pemerintahan daerah dalam mendorong terjadinya perbaikan kualitas hidup masyarakatnya.

Dikutip smartnation.id, di tahun 2018 ini, terdapat 8 Special Mention, yaitu:

Most Innovative in Creative Community;
Most Innovative in Smart Government Solution;
Most Accelerated in Regional Branding;
Most Remarkable City Innovation;
Most Innovative in Basic Living Service;
Most Innovative City Ecosystem;
Most Innovative in City Collaboration;
Most Perform in Smart City Initiative;

Adapun sebelumnya nominasi penerima Special Mention pada ISNA 2018:

Kab. Banyuwangi;
Kab. Muara Enim;
Kota Bandung;
Kota Makassar;
Kota Samarinda;
Kota Surabaya;
Kota Tangerang Selatan;
Prov. DKI Jakarta

(Rl/Iskandar Burhan)