MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Minggu, 06 Mei 2018

Optimis DIAmi Ikut Kontestasi Pilwali Makassar, Maqbul: Appi-Cicu Jangan Bersedih Lagi

foto: istimewa   

smartcitymakassar.com - MAKASSAR - Panglima tim Skuadron DIAmi, Maqbul Halim, meminta Appi-Cicu tidak bersedih lagi lantaran merasa telah kehilangan lawan tanding di Pilkada Makassar 27 Juni mendatang.

“Kepada pak Appi sebelumnya merasa sedih karena DIAmi telah dianulir oleh PTUN dan MA sebaiknya jangan bersedih lagi, insya allah kami tetap bertanding. Tunggu DIAmi di TPS,” ujar Maqbul Halim di sela jumpa pers Kediaman Wali Kota Danny, Jalan Amirullah, Sabtu (5/5/2018)

Maqbul optimis pasangan nomor urut 2, Danny-Indira tetap akan mengikuti kontestasi Pilkada Makassar sebagaimana layaknya perhelatan pesta demokrasi dalam menentukan pemimpin terbaik.

Keoptimisan tersebut diperkuat oleh teregistrasinya seluruh permohonan hukum yang ditempuh saat ini, baik di MA maupun di panwas.

“Itu menandakan upaya hukum yang kita tempuh tidak ada yang salah, karena kami yakin hanya tuhan yang bisa membatalkan DIAmi sebagai pasangan calon, yang lain tidak menghentikan perjuangan kami,” tegasnya.

Mantan ketua KPU Makassar ini menuturkan, ada dua hal yang perlu dipahami dalam sengketa hukum pilkada Makassar, yakni lembaga peradilan penyelenggara dalam hal ini Panwas, dan lembaga peradilan di luar penyelenggara yakni PTUN dan MA.

“Jelas sekali historinya, dan catat DIAmi itu belum pernah kalah, yang kalah itu adalah KPU di PTUN dan MA,” ungkapnya.

Olehnya, Maqbul optimis apabila DIAmi berhadapan langsung di TPS maka paslon nomor urut dua ini yang keluar sebagai pemenang.

“Insya allah, optimisme ini dari tuhan, karena kalau teknis hukum dan kekuatan politik dari awal kita sudah kalah pasti. Tapi kami percaya dan selalu berdoa karena hanya tuhan yang bisa memenangkan ini perkara, itulah sebabnya kami percaya tuhan akan berpihak kepada kemenangan ini,” terangnya.

Sebelumnya, Calon Wali Kota Makassar nomor urut Munafri Arifuddin angkat bicara perihal putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi KPU Makassar, pada Senin (23/4/2018) lalu.

“Sebenarnya saya tidak gembira-gembira banget. Bahkan saya sedih, karena saya kehilangan lawan tanding,” tutur CEO PSM Makassar tersebut. (**Iskandar Burhan)