MENUJU PILKADA SERENTAK 2018

Selasa, 15 Mei 2018

Ziarah Di Makam Leluhur, Prof Nurdin Berkisah Hubungan Raja Bantaeng dan Bone

foto: Istimewa   

smartcitymakassar.com - BANTAENG - Calon Gubernur nomor urut 3 Prof HM Nurdin Abdullah dan istri Ny Hj Liestiaty Fachruddin ziarah ke makam Raja Bone Ke-11 Latenri Ruwa di Situs Purbakala dan Makam Raja-raja Bantaeng di Kelurahan Pallantikang, Bantaeng, Senin (14/5/2018).

Kunjungan ke Makam Leluhur Bone ini dalam rangaka menyambut Bulan Suci Ramadhan yang akan berlangsung pada 16 Mei 2018. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng dengan sejuta prestasi ini mengisahkan secara sederhana perjalanan Raja Bone Latenri Ruwa.

"Raja Bone Latenri Ruwa mengasingkan diri ke Bantaeng dan memesan untuk dikuburkan di Bantaeng karena dikucilkan dari daerahnya setelah menyatakan diri memeluk Islam", tutur Nurdin Abdullah. 

"Latenri Ruwa yang merupakan murid dari Dato Ribandang adalah Raja Bone yang pertama memeluk Islam", sambung Prof Nurdin. 

Dijelaskannya, Leluhur Prof HM Nurdin Abdullah yang memimpin Bantaeng kala itu menerima dengan senang hati kedatangan Raja Bone Latenri Ruwa.

"Sebagai bentuk penghargaan atas tamunya Latenri.Ruwa, Raja Bantaeng menganugerakan menjadi nama kompleks pemakaman di Bantaeng", tutur Prof Nurdin. 

Tak hanya raja Bone, Di Situs Purbakala dan Kompleks Makam Raja-raja Bantaeng ini Prof Nurdin Abdullah juga menyempatkan berziarah di makam leluhurnya yakni Kekek Buyut Nurdin Abdullah diantaranya Raja Bantaeng Kr Pawilloi dan makam kakek Kr Latippa. 

"Kr Pawilloi adalah Raja Bantaeng yang dilantik dua kali. Sedangkan Kr Latippa yang merupakan kakek Prof Nurdin Abdullah dari garis bapak merupakan polisi yang menjabat Kepala Kepolisian Indonesia Timur di zaman Presiden Soekarno", tutup Peraih Bung Hatta Anti Corruption Award. (rls/Fatahillah Mansur)